Tuesday, March 1, 2011

I COULDN'T AGREE MORE!

Mari saya awali dengan cerita. Ceritanya, saya diamanahi ngajar di kelas-kelas yang siswa-siswinya bertekad masuk Institut yang konon terbaik di negeri ini...kurang lebih empat bulan mereka intensif dijejali soal-soal yang hanya prediksi karena tuh institut gak pernah sedikitpun mempublikasikan soal-soalnya. Siswa-siswi harus puas hanya dengan berbekal soal-soal prediksi.

Hari H pun tiba, hari di mana mereka harus hadapi dan jawabi tuh soal-soal yang sebenarnya dari tuh institut..hehe. Pagi-pagi sekali beberapa sms masuk ke hp saya, intinya sama, “Mohon doanya teh, deg-degan eung..”
Saya sih jawab singkat ajah, “Nyantei ajah, pasti bisa, kan dah belajar banyak”...padahal saya juga deg-degan; jangan-jangan yang mereka pelajari sama sekali berbeda dengan yang mereka harus jawab.

Keesokan harinya, beberapa anak protes:
"Teh, apa artinya I couldn't agree more. asa aneh, teteh gak pernah ngajarin..."

hohoho..tenang-tenang (saya menenangkan diri)...saya juga baru tau tuh ungkapan, tapi kemudian saya jawab:
kayaknya sama aja kok dengan I don't agree...(saya jawab dengan perasaan gak enak)

Setelah saya cerewet nanya ke Om Google, dan periksa di beberapa referensi.
OH, TIDAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAKKK...jawaban saya salah!
I couldn't agree more justru artinya setuju banget...
Hukshuks, ungkapannya yang menjebak atau dasar sayah mah payah?

Written in July 2010

1 comment:

Lailatuzzahro Nzah said...

hhehe, luccu teh :D

ada2 aja ya?
memang statementnya mnjebak, bkn ttehnya yg payah. tp emng hrus bnyaak bljar, apalgi nzah teh. hhe ^^